Ciri ciri Ayam Hutan Merah Indonesia
Home Artikel Ciri ciri Ayam Hutan Merah Indonesia
Artikel - Juli 24, 2020

Ciri ciri Ayam Hutan Merah Indonesia

Ciri ciri Ayam Hutan Merah Indonesia – Dalam dunia ilmu pengetahuan, ayam hutan digolongkan ke dalam suku Phasianidae, suatu kelompok burung berbadan besar yang banyak menghabiskan waktunya di permukaan tanah. Jantan berbulu sangat indah. Sebaliknya, betina berwarna suram. Saat musim berbiak, pejantan akan sibuk berlenggak-lenggok, memperlihatkan keelokan bulunya dengan gerakan tertentu, untuk memikat sang betina pujaan hati.

Ciri ciri Ayam Hutan Merah Indonesia

Ayam hutan merah memiliki variasi ciri fisik yang sangat beraneka ragam. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor terutama faktor lingkungan seperti habitat, ketinggian, kondisi geografis dan lain-lain.
Di India, ayam hutan merah (sub-spesies murghii) dari daerah utara yang didominasi oleh pegunungan bersuhu dingin, memiliki rata-rata ukuran tubuh yang lebih besar dengan bulu leher yang lebih lebat dan panjang, dibandingkan dengan ayam hutan merah (sub-spesies murghii), dari dataran yang lebih rendah di selatan.

Satu-satunya sub-spesies ayam hutan merah yang paling kuat karakter fisiknya, adalah ayam hutan merah subspesies bankiva, dari Indonesia. Ciri fisik yang paling menonjol dari ayam ini adalah bulu leher yang pendek, dengan ujung bulu membulat (tidak runcing).

Akibat isolasi selama ribuan tahun, subspesies bankiva juga memiliki komposisi genetik unik, yang agak jauh berbeda dari subspesies ayam hutan lainnya. Di duga, subspesies bankiva merupakan varian ayam hutan yang berumur lebih tua.

Salah satu kendala utama dalam usaha konservasi ayam hutan merah, adalah makin langkanya ayam hutan yang masih benar-benar berdarah murni atau asli. Hal ini disebabkan oleh adanya kontaminasi genetik dari sub-spesies ayam yang lain, terutama ayam kampung (Gallus gallus domesticus).

Tips dan Trik Mudah Melatih Ayam Agar Mau Kawin Duduk

Bentuk tubuh yang ramping

Ayam hutan yang masih berdarah murni (asli), memiliki bentuk tubuh yang ramping. Rata-rata ukuran tubuhnya jauh lebih kecil dibandingkan dengan ayam kampung.Gerakannya gesit dan cepat. Memiliki kemampuan terbang yang baik. Kewaspadaan nya tinggi. Kemampuan seperti ini sangat penting bagi ayam hutan yang hidup di alam liar, karena banyaknya ancaman dari hewan pemangsa.
Sebaliknya, ayam Brugo atau ayam kampung, memiliki tubuh yang lebih gempal, lebih berotot dengan bobot yang lebih berat.

Kepala,Jengger/Pial dan Pial berukuran kecil

Ayam hutan merah yang asli memiliki bentuk kepala yang kecil. Jenggernya selalu berpial bilah atau pial tunggal bergerigi yang tipis. Sepasang gelambir yang menggantung di dagu berukuran kecil. Cuping telinga juga kecil atau sedang, berwarna putih atau merah. Ayam hutan yang asli, tidak harus selalu bercuping putih .

Terjadinya gugur bulu (moulting) di leher

Salah satu perbedaan yang paling menyolok dan sangat jelas antara ayam hutan asli dengan ayam hasil silangan (Brugo) adalah adanya periode gugur bulu (moulting) di leher,yang hanya ditemukan pada jenis ayam hutan asli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Manfaat Kopi Untuk Kesehatan Ayam Aduan

Manfaat Kopi Untuk Kesehatan Ayam Aduan – Dalam perawatan ayam aduan, tentu saja mem…