Mengenal Tentang Ayam Golden Pheasant Indonesia
Home Artikel Mengenal Tentang Ayam Golden Pheasant Indonesia
Artikel - Juli 21, 2020

Mengenal Tentang Ayam Golden Pheasant Indonesia

Mengenal Tentang Ayam Golden Pheasant Indonesia – Golden Pheasant adalah salah satu jenis ayam hias cantik berwarna-warni yang termasuk dalam keluarga Phasianidae. Ayam hias ini juga memiliki beberapa sebutan seperti Ayam China, ayam pegar emas juga ayam tibet. Habitat asli burung atau ayam hias ini ada di hutan pegunungan di Cina barat, bagian dari Eropa barat, Amerika Utara, Amerika Selatan, Kepulauan Falkland, Australia, dan Selandia Baru .

Golden Pheasant Jantan dewasa memiliki bulu jambul berwarna emas . Jambul itulah yang akhirnya menjadi asal nama genus dari khrusolophos yang berarti “jambul emas,” . Bulu bagian belakangnya juga berwarna keemasan, dan wajah dan leher mereka juga ditutupi oleh jubah berwarna oranye dan bulu hitam, hanya menyisakan mata kuning dan paruhnya yang terlihat. Dibagian punggung atas terdapat bulu berwarna hijau laut mengkilat serta bulu sayap berwarna biru. Sedangkan bagian tubuh lainnya cenderung dominan berwarna merah tua sedangkan bagian ekor terdapat bulu panjang berwarna coklat dengan bintik-bintik hitam. Ukuran tubuh golden pheasant jantan bisa mencapai panjang 35 hingga 41 inchi dimana ekornya sendiri merupakan dua pertiga bagian dari keseluruhan ukuran tubuhnya. Berat tubuhnya bisa mencapai 630gram pada burung dewasa. Sedangkan golden pheasant betina memiliki warna coklat pucat hingga coklat tua.

Fakta!! Inilah Faktor Penyebab Ayam Aduan Sulit Gemuk

Mengenal Tentang Ayam Golden Pheasant Indonesia

Burung ini merupakan burung yang pemalu . Ia akan bersembunyi di hutan dipenuhi tetumbuhan pada siang hari serta bertengger di dahan pohon yang tinggi pada malam hari. Meskipun memiliki kemampuan untuk terbang namun golden pheasant biasa mencarai makanan di tanah . Oleh karena itu ia juga disebut sebagai ayam, karena aktifitas siang harinya kebanyakan di tanah. Burung ini termasuk hewan omnivora, ia biasa memakan akar, daun daunan, biji-bijian, bunga, buah, beri, serangga dan belatung.

Golden pheasant jantan merayu betinanya dengan mengembangkan sayapnya dan mengeluarkan suara “chack -chack” dan juga mendesis pada saat musim kawin. Dia juga akan mengembangkan bulu yang mirip jubahnya di bagian kepalanya. Di habitat asli biasanya setelah kawin, betina membuat sarang di tanah yang dikelilingi oleh vegetasi lebat dan menggali lobang dangkal yang ia lingkari dengan bahan tanaman. Masa inkubasi telur golden pheasant biasanya berkisar selama 22 hingga 23 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Tips Melihat Bibit Anak Ayam Bangkok Ganas Dan Mematikan

Tips Melihat Bibit Anak Ayam Bangkok Ganas Dan Mematikan – Memilih anakan ayam bangk…